• Anak & Keluarga
  • Kesehatan Mental
  • Perempuan & Pernikahan
  • Lingkungan
  • Review & Rekomendasi
Salam, Nasha

Jejak Perjalanan dan Catatan Pelajaran

Sebagai salah satu barang untuk memudahkan hidup dan menunjang penampilan, kita sering kali punya banyak pertimbangan dalam memilih tas. Buatku, pertimbangannya tidak termasuk merk atau model tertentu, tapi kualitas dan ketahanannya. Aku lebih memilih tas dengan model yang longlasting dan bahan yang kuat sehingga bisa digunakan dalam waktu yang lama. Sejauh ini, pilihan terbaik adalah yang berbahan kulit asli, tentu setelah mempertimbangkan berbagai kelebihan dan kekurangan serta pro dan kontranya. Untuk mendapatkannya, tidak perlu cari jauh-jauh, karena produsen lokal pun sudah banyak mengeluarkan produk tas dari bahan kulit asli.  


Kenapa Kulit Asli?

Pertanyaan mendasar mungkin adalah kenapa. Kenapa kulit asli? Kenapa bukan kulit sintetis aja. Kembali lagi ini ke pertimbangan awal kita memilih tas, dengan kekurangan dan kelebihan dari masing-masing bahan.

Kulit asli di sini maksudnya adalah bahan tas yang berasal dari kulit sapi, (mungkin ada juga yang kambing ataupun domba) yang sudah melalui berbagai proses sehingga bisa digunakan untuk tas. Nah, dalam pemilihan bagian kulit yang digunakan, bahan kulit tersebut biasanya dibedakan atas full grain leather, top grain leather, dan genuine leather. Singkatnya, klasifikasi ini berdasarkan dari bagian teratas ke bawah bahan. Di mana, bagian paling atas (full grain leather) adalah bagian terbaik yang memiliki serat kulit yang lengkap dan penuh.  Ketahanannya pun yang terbaik, dibanding bagian yang lebih bawah. 

Di pasaran, bahan yang paling mudah kita temui adalah genuine leather, bagian terbawah dari kulit, yang sebenarnya sudah tidak mengandung serat kulit sama sekali dan perlu lebih banyak proses agar bisa siap digunakan sebagai material bahan. Kelebihannya tentu harganya yang lebih terjangkau. Apalagi, mayoritas masyarakat tidak terlalu paham persoalan ini (termasuk saya), sehingga akhinya hanya memilih kulit asli yang sesuai dengan budget saja.

Nah, kenapa bersikeras dengan kulit asli meski hanya pada level terbawahnya? Kembali pada pertimbangan awal. Meskipun genuine leather, kualitasnya tetap lebih baik dibanding kulit sintetis. Kulit asli memiliki keunggulan utama yaitu ketahanan dan kekuatan. Ini penting untuk mereka yang memprioritaskan kualitas. Tampilannya pun lebih elegan dan timeless serta lebih nyaman di kulit. Kekurangannya, tas kulit asli lebih berat dibanding tas sintetis (yang umumnya terbuat dari campuran plastik) dan butuh perawatan esktra (seperti tempat penyimpanan dan pembersihan berkala).


Pro Kontra Dampaknya


Kontra terhadap bahan kulit asli kebanyakan berhubungan dengan isu kesejahteraan hewan dan lingkungan. Tidak bisa ditampik bahwa industri peternakan adalah penyumbang emisi terbesar secara global. Setidaknya, peternakan sapi menyumbang sekitar 14.5% emisi gas rumah kaca dunia (data FAO 2013, meski masih ada kajian ulang mengenai ketepatan angkanya). Lalu, tidak semua produsen peduli dengan proses yang dilalui agar kulit sapi tersebut bisa digunakan sebagai material tas. Tidak sedikit yang menggunakan zat kimia berbahaya yang mencemari lingkungan. 

Hewan yang hidup dalam peternakan itu pun, tidak semuanya diperlakukan dengan layak. Secara umum, banyak yang menyoroti kesejateraan hewan ternak ini. termasuk sapi yang kulitnya digunakan sebagai material tas. Apalagi jika material tersebut berasal dari hewan eksotis seperti buaya atau ular; atau hewan-hewan lain yang dilindungi. Ini jelas ilegal.

Namun, faktor-faktor itu masih bisa dijawab dengan praktik produksi yang terstandardisasi. Kulit sapi yang digunakan adalah produk sampingan, yang memang berasal dari sapi potong di mana jika tidak dimanfaatkan justru bisa menjadi limbah. Peternakan sapi pun sudah banyak yang bisa memiliki sertfikasi sebagai bukti kegiatan ternaknya telah memenuhi standar kelayakan yang ditentukan. Begitu pula, sudah banyak produsen tas yang berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan menggunakan bahan nabati dalam pemrosesan kulit sehingga menjadi bahan kulit yang biodegradable. Terakhir, dengan rentang waktu pemakaian yang jauh lebih panjang, bahan kulit asli jelas menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dibanding kulit sintetis dengan masa pakai yang relatif singkat. 

Sebagai konsumen, kitalah yang perlu bijak memilih, termasuk produsen mana yang paling sesuai dengan prinsip yang kita yakini. Memang seharusnya ada peran pemerintah dalam meregulasi praktik prduksi agar lebih ramah lingkungan, tapi jika pun masih belum ada, setidaknya kita bisa lebih banyak berusaha. Lebih banyak mencari tahu dan lebih panjang mempertimbangkan.


Pilihan Produsen Lokal Tas Kulit Asli

Memilih produsen lokal sebenarnya bukan hanya karena ini adalah upaya kita mendukung sesama warga, tapi karena kualitas produk yang mereka hasilkan juga sama baiknya. Dengan harga yang lebih terjangkau (salah satunya karena rantai distribusi yang lebih pendek), berbagai tas dari produsen lokal ini bisa banget jadi pilihan!


Rounn

Didirikan sejak tahun 2014, Rounn diciptakan untuk menjawab permintaan masyarakat akan produk yang classy dan unik. Dengan bahan kulit asli dan perhatian pada detail, Rounn diperuntukkan bagi mereka yang mencari produk eksklusif dan otentik. Tas-tas Rounn bisa digunakan dalam berbagai kesempatan baik itu formal ataupun harian.

Shopee Mall Rounn Official


Kenes Leather
Lahir di Jogja sebagai bentuk perwujudan dari produk kulit yang fungsional dan bernilai
estetika tinggi, Kenes mengusung desain yang elegan dan timeless. Semua produknya dikerjakan oleh pengrajin berpengalaman yang mengutamakan detail, kualitas bahan, serta kerapihan jahitan. Dengan begitu, diharapkan produknya dapat bertahan lama bagi pelanggannya.


Shopee Mall Kenes Leather Official Shop

Papillon

Papillon sudah menghadirkan produk kulit asli sejak tahun 1973 dari Bandung. Dengan keteguhan akan produk handmade kulit asli berkualitas, Papillon terus berinovasi dalam menciptakan produk yang menonjol dan terlihat mewah. Melalui sistem quality control yang ketat, produk Papillon terbukti dapat bertahan selama lebih dari sepuluh tahun.

Shopee Tas Papillon Leather

Reven Leather

Dari Malang, ada tas kulit asli brand Reven, yang menambahkan unsur kebanggaan selain kualitas dan keawetan pada produknya. Dengan kulit sapi lokal  yang diolah kreatif oleh pengharjin lokal pula, produk Raven siap menjadi pilihan tas yang bisa menambah kebanggaan pemakainya. 

Shopee Mall Reven & Alona Official Shop


Garut Kulit

Dimulai dari usaha pembuatan jaket sejak 2012, usaha Garut Kulit kini sudah merambah ke berbagai produk kulit asli lain, salah satunya tas. Hingga pada 2015 berhasil mengekspor produk, lalu pada 2016 sudah terdaftar merk di HAKI, dan sejak 2018 produk Garutkulit sudah dikirimkan ke berbagai negara antara lain Amerika. Australia, serta Hong Kong.

Shopee Mall Garut Kulit Official


Sendy Leather

Sendy Leather hadir sebagai produsen untuk memenuhi keinginan ibu-ibu dengan selera terkini dan mengutamakan kualitas, daya tahan, serta fungsional. Kulit yang digunakan oleh Sendy ini adalah kulit sapi asli dengan kualitas full grain dari sapi lokal java box. Selain itu, Sendy Leather juga memberikan garansi purna jual selama setahun penuh yang meliputi garansi jahiran, hardware, hingga ritsleting.

Shopee Mall Sendy Leather


Nah, itu dia pertimbangan dalam memilih tas kulit asli dan rekomendasi brand lokalnya. Ingat, beli jika butuh, beli sesuai kebutuhan. Mau tidak berarti perlu. Mampu tidak berarti harus. 



Salam, Nasha

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Kenalan Dulu, yuk!

Hai, aku Nasha! Aku diberkahi dengan dua guru hebat dan akan seterusnya belajar. Sedang giat tentang gracefully adulting, mindfull parenting, dan sustainable living. Kadang review tontonan, buku, dan produk yang baik juga. Semoga berguna!
PS, untuk info kerja sama, bisa email aja ya! ;)

Follow @salamnasha

POPULAR POSTS

  • Biaya yang Dibutuhkan untuk SD Swasta Rekomendasi di Jogja dan Sleman bagian Utara
  • Cara Tepat Makan Lebih Sehat Tanpa Diet Ketat
  • Table Daftar TK di Solo Raya, Lengkap sampai Kontak
  • Menyadari Bahaya Doomscrolling hingga Mencoba Socmed Detox untuk Kesehatan Jiwa Raga
  • Cara Mengajarkan Sex Education pada Anak dengan Standar WHO & UNESCO

Hubungi Aku di sini

Nama

Email *

Pesan *

Advertisement

Label

family REVIEW lifestyle rekomendasi BUMI parenting lingkungan kesehatan mental kesehatan netflix adulting marriage rekomendasi buku

Daftar Tulisan

  • ▼  2026 (2)
    • ▼  Februari 2026 (1)
      • Memilih Tas dari Kulit Asli Buatan Lokal Negeri Se...
    • ►  Januari 2026 (1)
  • ►  2025 (30)
    • ►  Desember 2025 (1)
    • ►  November 2025 (1)
    • ►  Oktober 2025 (1)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  Agustus 2025 (1)
    • ►  Juni 2025 (1)
    • ►  Mei 2025 (5)
    • ►  April 2025 (5)
    • ►  Maret 2025 (4)
    • ►  Februari 2025 (5)
    • ►  Januari 2025 (5)
  • ►  2024 (41)
    • ►  Oktober 2024 (4)
    • ►  September 2024 (8)
    • ►  Agustus 2024 (5)
    • ►  Juli 2024 (5)
    • ►  Mei 2024 (5)
    • ►  April 2024 (3)
    • ►  Maret 2024 (5)
    • ►  Februari 2024 (3)
    • ►  Januari 2024 (3)
  • ►  2023 (117)
    • ►  Desember 2023 (10)
    • ►  November 2023 (10)
    • ►  Oktober 2023 (10)
    • ►  September 2023 (10)
    • ►  Agustus 2023 (10)
    • ►  Juli 2023 (10)
    • ►  Juni 2023 (11)
    • ►  Mei 2023 (12)
    • ►  April 2023 (8)
    • ►  Maret 2023 (10)
    • ►  Februari 2023 (8)
    • ►  Januari 2023 (8)
  • ►  2022 (31)
    • ►  Desember 2022 (6)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  Oktober 2022 (4)
    • ►  September 2022 (3)
    • ►  Agustus 2022 (1)
    • ►  Juli 2022 (2)
    • ►  Juni 2022 (3)
    • ►  Mei 2022 (1)
    • ►  April 2022 (2)
    • ►  Maret 2022 (1)
    • ►  Februari 2022 (3)
    • ►  Januari 2022 (2)
  • ►  2020 (13)
    • ►  Desember 2020 (1)
    • ►  November 2020 (1)
    • ►  Oktober 2020 (1)
    • ►  Agustus 2020 (1)
    • ►  Juli 2020 (1)
    • ►  Juni 2020 (1)
    • ►  Mei 2020 (1)
    • ►  April 2020 (1)
    • ►  Maret 2020 (2)
    • ►  Februari 2020 (2)
    • ►  Januari 2020 (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  September 2019 (1)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  Maret 2019 (1)
    • ►  Januari 2019 (3)
  • ►  2018 (5)
    • ►  Desember 2018 (1)
    • ►  November 2018 (4)

BloggerHub Indonesia

Tulisanku Lainnya

Kompasiana Kumparan

Popular Posts

  • Review Popok Perekat (Taped Diapers) Premium: Mamy Poko, Fitti, Sweety, Merries
  • Biaya yang Dibutuhkan untuk SD Swasta Rekomendasi di Jogja dan Sleman bagian Utara
  • Cara Tepat Makan Lebih Sehat Tanpa Diet Ketat
  • Menyadari Bahaya Doomscrolling hingga Mencoba Socmed Detox untuk Kesehatan Jiwa Raga
  • Table Daftar TK di Solo Raya, Lengkap sampai Kontak

Trending Articles

  • Biaya yang Dibutuhkan untuk SD Swasta Rekomendasi di Jogja dan Sleman bagian Utara
  • Cara Tepat Makan Lebih Sehat Tanpa Diet Ketat
  • Table Daftar TK di Solo Raya, Lengkap sampai Kontak
  • Menyadari Bahaya Doomscrolling hingga Mencoba Socmed Detox untuk Kesehatan Jiwa Raga
  • Cara Mengajarkan Sex Education pada Anak dengan Standar WHO & UNESCO

Copyright © SALAM, NASHA. Designed by OddThemes