Rekomendasi Tontonan Kehidupan Binatang untuk Anak Mulai 2 Tahun

Mengenal binatang yang tidak bisa kita saksikan secara langsung, kini dipermudah melalui media digital. Berbagai dampak positif dari anak mengetahui tentang makhluk lain juga diiringi dengan dampak negatif jika disajikan dengan tidak tepat. Maka penting untuk kita memilah program edukasi binatang mana yang tepat sesuai dengan perkembangan otak anak.

tontonan binatang untuk anak

Belajar tentang Binatang

Anak mengetahui tentang binatang itu bagus tidak? Tentu saja bagus. Ini bisa menambah wawasan mereka tentang adanya makhluk hidup lain di bumi ini, bisa mengasah empati bahwa tidak hanya mereka yang hidup di sini tapi ada banyak sekali makhluk lain dengan keunikan masing-masing, bisa juga menjadi jembatan melihat kekayaan semesta yang diciptakan oleh Tuhan. Apalagi ini merupakan hal nyata, yang memang ada di sekitar anak ataupun di belahan bumi lain. 

Anak bisa belajar tentang binatang dengan melihat langsung di area sekitar rumah, di taman-taman kota, kebun binatang, hingga peternakan. Namun, tidak semua binatang bisa dilihat secara langsung, lalu bagaimana anak bisa belajar binatang yang tidak bisa diakses langsung tersebut? Setidaknya ada dua media yang bisa menyampaikan anak pada informasi binatang-binatang tersebut, yakni melalui buku dan melalui video.

Di era digital saat ini, pilihan memberi anak tontonan seprti sudah masuk ke dalam daftar kegiatan hampir setiap anak. Berbagai penelitian menghasilkan kesimpulan yang membolehkan screen time tersebut, dengan catatan anak sudah berusia dua tahun, dengan batas maksimal harian, dan tetap didampingi orang tua. Ada banyak sekali ragam tayangan yang diperuntukkan untuk anak-anak, tentang orang, benda-benda yang dikisahkan menjadi bentuk hidup, hingga tumbuhan dan binatang; baik itu dalam bentuk gambar nyata ataupun olahan berupa animasi. 

Dari tontonan tersebut anak bisa belajar banyak hal. Pengetahuan mereka akan sesuatu, dalam hal ini binatan, menjadi bertambah. Referensi binatang anak semakin beragam. Siapa yang sangka balita akan tahu burung cendrawasih pandai menari jika tidak melalui video? Kita mungkin juga tahu lebih banyak dari tayangan-tayangan tersebut. Tayangan binatang itu bagus tidak? Tentu saja bagus. Namun, ada batasan imajinasi dan kemampuan berpikir antara kita sebagai orang dewasa dan anak-anak apalagi mereka yang masih di bawah tujuh tahun. Maka mengenalkan binatang untuk mereka lebih aware pada kehidupan makhluk lain di bumi ini adalah niat baik, tapi mempertontonkan secara terbuka apa yang terjadi dalm dunia binatang teryata bukanah hal yang tepat.

Melansir dari TheAsianParent, psikolog tidak menganjurkan untuk menonton bersama anak dibawah tuhuh tahun tayangan dari Animal Planet dan National Geographic. Hal ini dikarenakan adegan berburu dan memangsa yang ditampilkan. Perilaku tersebut, meskipun sesama binatang, tergolong dalam aksi kekerasan.  Anak dibawah tujuh tahun masih berada pada level preoperational dalam  tahap perkembangan kognitif mereka. Imajinasi anak masih sangat kental sehingga sulit membedakan mana yang realita mana yang fantasi belaka. Ia juga kesulitan membedakan mana yang sebatas tontonan dan mana yang bisa dipraktikkan dalam keseharian. Sehingga, dikhawatirkan mereka akan belajar tentang nilai kekerasan, lebih buruk lagi malah mempraktikkannya atau menganggap kekerasan itu hal lumrah yang terjadi. Resiko juga bisa terjadi ada sisi emosional mereka, anak akan mengalami ketakutan, kekhawatiran berlebihan, atau tumpul perasaan aat melihat kekerasan. 

Dampak-dampak negatif tersebut emang mengerikan, namun kita tetap bisa memberi anak tontonan yang berdampak positif dalam kadar yang tepat. Setidaknya perhatikan rating acara, karena ini sudha melalui pengujian lembaga terkait. Untuk amannya bagi anak-anak dibawah dua tahun, pilih rating G (general) atau SU (semua umur). Karena pada dasarnya anak-anak ini adalah mereka yang diciptakan penuh kasih sayang, dan akan tertarik pada binatang serta berbagai tingkah laku mereka, yang bisa diteruskan menjadi perasaan peduli dan berempati pada sesama makhluk Tuhan dan lingkungan yang ia tinggali. 


Rekomendasi Tontonan Anak tentang Binatang

Pengelompokan prgram berdasarkan usia biasanya dilakukan oleh lembaga independen berdasarkan konten yang disajikan, bahasa yang digunakan, hingga kecepatan transisi gambar. Selain rating G atau SU, ada juga rating PG (Parental Guidance) atau Bimbingan Orang tua, rating berdasarkan usia seperti 7+, 10+, 13+, hingga 18+ untuk tayangan dewasa. Setelah menyaring diantara sangat banyak pilihan, memilah program-program bertema binatang, ada beberapa program yang diperuntukkan untuk semua usia. Artinya ini aman untuk anak mulai dari usia boleh menonton yakni dua tahun. Berikut daftarnya:

  • Destination World (Nat Geo Kids)

Ini program serial yang dibuat oleh National Geographic, sehingga tidak perlu diragukan lagi kualitas tayangannya, pengambilan gambarna, dan narasinya. Serial ini terdiri atas delapan episode yang menceritakan kehidupan di berbagai area bumi seperti Africa, Asia, hingga Antartika. Sayangnya, videonya sangat pendek, dengan narasi english yang cukup cepat, dan hanya berupa penggambaran kehidupan di wilayah-wilayah tersebut. Serial ini bisa disaksikan di Disney Hotstar ataupun secara gratis di channel Nat Geo Kids.



  • Lovely Little Farm

Serial ini merupakan karya Apple TV+ yang juga bisa dinikmati secara gratis di Youtube. Menceritakan tentang kehidupan di peternakan dengan tokoh utamanya adalah seorang anak-anak, ia akan menjelaskan tentang setiap biatang yang ia pelihara dalam tiap episodenya. Meskipun dalam durasi yang singkatl, video ini cukup untuk menjelaskan pada anak-anak tentang satu tokoh binatang di sana. 


  • Izzy's Koala World

Serial dari Netflix ini menceritakan tentang kehidupan seorang anak perempuan bernama Izzy dan keluarganya dalam menyelamatkan koala dan mengembalikan mereka ke kehidupan liar. Tayangnnya berupa kegiatan dan dialog sehari-hari yang dilakukan dalam melaksanakan tugas mereka tersebut. 


  • Disney Dolphin Reef 

Ini merupakan film buatan Disney yang dikhususkan dalam DisneyNature, berdurasi sekitar satu jam, film ini menceritakan tentang kehidupan seekor lumba-lumba muda dan kehidupannya di area terumbu karang. 


  • Disney Elephant

Elephant juga merupakan film karya Disney dengan durasi sekitar satu jam setengah, mengisahkan tentang kehidupan gajah Afrika dan perjalanan yang ia tempuh bersama dengan anaknya.


  • Disney Monkey Kingdom

Serupa dengan dua film sebelumnya, ini merupakan film karya Disney yang tersedia di Disney+ Hotstar, yang menceritakan tentang kehidupan sekelompok monyet bersama anak-anak mereka dan bagaimana mereka bertahan hidup dengan persaingan di habitatnya selama sekitar satu setengah jam.


  • Disney Bear

Film ini mendokumentasikan kehidupan ibu beruang dan kedua anaknya selama satu tahun yang dimulai saat mereka bangun dari hibernasi musim dingin di Alaska. 



  • Kingdom of The Polar Bear

Serial daei Netflix ini hanya terdiri dari dua episode berdurasi sekitar empat puluh menit, yang menceritakan kehidupan polar bear di Antartika bersama anaknya. Dokumentasi bagaimana mereka bertahan hidup akibat perubahan iklim.


Sebenanarnya ada beberapa lagi pilian program tentang binatang yang bisa disaksikan oleh anak-anak, namun disajikan dalam bentuk animasi seperti Leo The Wildlife Ranger, Sea of Love, juga Guess How Much I Love You, dsb. Masih banyak juga dokumetasi kehidupan binatang serupa dengan daftar di atas namun bukan kategori semua umur. Bisa jadi PG atau diatasnya. Untuk balita, rekomendasi PG bisa tetap diberikan, namun ingat untuk selalu berada di samping anak, karena bisa jadi kecepatann transisi gambar atau narasinya masih terlalu cepat untuk mereka. Sebenarnya apapun age rating program, tidak bisa menjadikan kita lepas kendali terhadap apa yang anak saksikan. Tetap bijak untuk memilih dan menyaring tayangan yang sesuai dengan perkembangan otak anak, ya!


Salam, Nasha

0 Comentarios

Mau nanya atau sharing, bisa disini!