• Anak & Keluarga
  • Kesehatan Mental
  • Perempuan & Pernikahan
  • Lingkungan
  • Review & Rekomendasi
Salam, Nasha

Jejak Perjalanan dan Catatan Pelajaran

Review-an barang kebutuhan pokok bayi, yang sangat kecil kemungkinan gak digunakan, pospak alias popok sekali pakai tipe perekat yang 'katanya' premium. Barang yang cukup menguras energi dalam pencarian mana yang cocok (dan pencarian uang untuk belinya :p) dan semacam kebutuhan utama para bocil ini. Apa yang saya tulis disini murni dari pengalaman saya pribadi ya, bisa sesuai bisa nggak sama bayi lainnya.

Sebelumnya, saya menggunakan pospak ke Guna1 itu di umur dia yang udah sebulanan (kecuali pas awal pulang dari RS atau pas acara syukuran akikah dia). Itupun bukan pemakaian rutin di rumah. Kenapa? Ya, saya ngerasa gak keberatan aja dengan cuci pakaian dia. Alhamdulillah, gak tau deh kedepannya gimana, apalagi saat dia udah gak ASI Eksklusif jadi pipis dia udah najis, dan kalau dia aktif gerak kemana-mana.


Baca Juga: Rekomendasi Kado Lahiran Newborn untuk Keluarga Lengkap Paling Bermanfaat

1. Mamy Poko

Mamy Poko ini adalah pospak keluaran Unicharm, dengan variasi yang cukup banyak. Guna1 udah pernah coba semua tipenya, karena taunya cuma itu. Awal beli dulu, cuma tau merk pospak itu adalah Pampers, Mamy Poko, dan Sweety. Karena Guna1 lahirnya daerah, jadi variasi produk gak sebanyak di Jakarta ya. Waktu nyari-nyari pospak untuk newborn, akhirnya beli Mamy Poko NB Xtra Kering. Kenapa? Karena ada rekomendasi dari keluarga juga "udaah, Mamy Poko aja, bagus kok, dulu si A itu aman ajaa", dan waktu itu produk ini yang ketemu kemasan kecilnya, cuma isi 9 kalau gak salah. aman-aman aja sih, meskipun makenya gak lama. 

Selanjutnya, saat Guna1 udah mulai rutin pakai pospak di malam hari. Masih gak mau pindah ke lain hati, tapi mau yang pospaknya 'lebih bagus'. Jadi, belilah Mamy Poko Extra Soft ukuran S untuk bayi 4-8 kg (Sebenarnya ada yang tipe Extra Dry juga, tapi katanya kalau Extra Soft itu udah Extra Dry sekalian jadi lebih lengkap fiturnya). Sesuai sih, sama judulnya, Mamy Poko yang ini cukup lembut, ada wet indicatornya juga, dan pas aja dipaha Guna1 yang cenderung besar ini. Oh ya, karena produk ini juga udah Extra Dry, jadi diklaim menjaga kulit bayi tetap kering. Ditambah lagi, gambar Winnie The Pooh yang lucu ituu. Jadi Guna1 cukup lama make ini. Sampai akhirnya saya tersadar, ini popok kok tebel banget ya apalagi kalau udah ada isinya. Hm, pantesan belum BB 8 kg, Guna1 udah sempit pake yang ukuran S dan mesti ganti ke ukuran M (untuk bayi 6-11 kg)

Tapi, kecintaan saya sama Mamy Poko belum berakhir, hasil dari pencarian ke berbagai situs belanja online mempertemukan saya sama Mamy Poko Sensasi Lembut. Meskipun keluaran Unicharm dari Jepang, tapi pospak ini ternyata buatan Thailand dengan kandungan untuk penyerapan cairan, Absorbent Polymer 25.8 %. Ini semacam premium produknya Mamy Poko, katanya dengan 6 keunggulan platinum. Dan yes, ini lembut bangeet. Lebih tipis dari Mamy Poko Extra Soft. Karetnya pas, gak terlalu keras tapi juga gak bocor. Di belakangnya juga ada karet. Tapi motifnya gak Disney lagi ya, melainkan gambar Pokojang, si icon Mamy Poko itu. Sama-sama lucu kok. Dan menurutku ini udah terbaiklah. Sayangnya, produk ini jarang ada, cuma ada di apps online shop, dimana kalau beli banyak kirim ke daerah ongkirnya bikin sebel.

Tambahan info, untuk harga Mamy Poko Sensasi Lembut yang size M ini sendiri, di Lazada harga normalnya 165.000 untuk kemasan 54 pcs, jadi satuannya 3.055 yaa. Hm akan sangat melegakan kalau ada diskonan. Tenang, sering kok diskonnya, sering-sering cek aja di berbagai situs belanja.


2. Pampers

Masih penasaran karena sepengamatan saya ke supermarket ini popok paling mahal. Kok bisa mahal banget sih, apa kelebihannya? Akhirnya nyari-nyari terus deh, tapi yang tipe perekatnya. Dan ketemu lah di salah satu supermarket, kalau gak salah itu packingan isi 9 Pampers Premium Care Active Baby Taped. Wah, kebetulan nih isi dikit aja untuk menjawab rasa penasaran. Kalau dari kemasannya, pospak Pampers keluaran P&G ini buatan Vietnam dengan kandungan Absorbent Polymer 36 %.

Mari kita coba. Oke benar harga gak berdusta. Ini pospak lembuuutt dan tipis. Terus ada wet indicatornya juga. Dipake lama juga aman, gak bocor. Wah pantes agak lebih mahal ya. Tapii, gak tau kenapa pola nya ini kurang cocok di Guna1, jadi waktu saya pakein, harus berkali-kali di pas-in di pahanya. Karet belakangnya juga gak ada. Terus, apa karena ini produk lama apa gimana, barangnya keliatan agak 'lepek' gitu. Jadi saya kurang sreg aja hehe.

Akhirnya, setelah saya cek berkali-kali di situs belanja online dan kesulitan nyarinya di supermarket, saya berasumsi bahwa Pampers udah gak keluarin lagi produk ini (yang ada di pasaran saat ini hanya Pampers Premium Care jenis Pants). Ini kesimpulan saya loh ya. Karena saya pun dapetnya itu semacam sisa produk, yang sudah hampir expired. Tapi kalau masih penasaran, di Lazada terakhir update (dengan ulasan terakhir 4 tahun yang lalu) untuk Pampers Active Baby Taped isi 66 pcs harganya 156.000 yang artinya masing-masing harganya 2.363. Ternyata yang taped ini harganya jauh dibawah yang pants yaa.


3. Fitti Gold Tape

Yang menyarankan Fitti ini adalah mama! Karena katanya, saya dulu waktu bayi makenya Fitti dan jaman dulu ini yang paling bagus, tapi agak jarang sekarang karena mahal. Kata mama saya loh ya. Jadilah saya mulai search ini Fitti. Awalnya ketemu sama Fitti Day Pants, hm, gak mahal kok. dibanding sama Mamy Poko malah lebih murah ya. Coba cari yang perekat. Nah, ketemulah sama Fitti Gold Tape ini. Ternyata ini produk impornya Fitti dari China. Kemasannya huruf China semua, gak ngertiii. Tapii, ada keterangan kalau kandungannya absorbent polymernya 37.8 %.

Baiklah, kita coba beli, mumpung ada kemasan isi cuma 8, lagi gratis ongkir pula. Ternyata, ini tipiiiiss bangeeett. Saya langsung shock! wkwk. Hm, apakah dengan tipis ini daya serapnya tidak baik? Salah! Daya serap Fitti ini keren banget. Gak bocor kemana-mana. Udah gitu, lembuuut banget. Terus ada wet indicator sign nya juga. Di belakang juga ada karetnya. Di bagian perekat juga ada karetnya. Tapi gak kasar dan gak membekas ke kulit. Keren. Desainnya lucuu, gak norak, dengan gambar lumba-lumbanya gitu. Langsung deh jatuh hati. Dan langsung beli lagi yang gedean.

Harga normal di Lazada, untuk Fitti Gold Tape size M isi 44 pcs ini adalah 163.636, jadi satuannya 3.719. Duuh mahal yaa. Tapi tenaangg, ini produk sering diskon gede-gedean kok sampe 40an perseenn malah.

Baca Juga: Info Biaya SD di Solo dengan Akreditasi A, Lengkap dengan Jadwal dan Pilihan Ekskul

4. Merries Premium Tape

Sebenarnya saya agak trauma dengan Merries ini, karena dulu pernah ada yang ngasih popok Merries, hasil dari rekomendasi pun akhirnya ya saya coba. Ternyata gak cocok di kulit Guna1, malah jadi kemerahan. Tapi itu jenis Merries yang pants Good Skin sih.

Daripada terus penasaran dan tidak menuntaskan pencarian pospak ini, akhirnya pas lagi diskon saya beli Merries Premium Tape. Ternyataa beda banget antara yg Good Skin dan Premium Tape ini. Tipis? Iya. Lembut? Iya. Wet Indicator Sign? Ada. Gampang bocor? Nggak. Karet belakang? Ada. Polanya pas? Iya. Komplit. Terus ya, dipake lama pun pospak ini gak cepet bau. Dan memang menjaga kulit bayi tetap kering.

Produk dari Kao ini memang produksinya langsug dari asalnya yakni di Jepang, dengan kandungan absorbent polymer sebesar 33.5 %. Sayangnya cuma satu, harga normalnya untuk size M sebanyak 38 pcs di Lazada adalah 121.000 yang artinya satuannya adalah 3.184. Emang sih lebih murah dari Fitti, tapi diskonannya jaraang, kalaupun ada cuma sedikit wkwk.



5. Sweety Gold Comfort

Akhirnya ada produk buatan asli Indonesia dari Softex Indonesia. Horee!! Karena produk ini buatan lokal, jadi keunggulan utamanya adalah gampang didapat. Dimana-mana ada. Dan pastinya harganya lebih terjangkau. Sweety ini juga ada banyak varian, namanya sesuai sama peringkat medali yaitu Bronze - Silver - Gold.

Karena yang lain-lain tipe nya 'premium' maka saya pengen nyoba Sweety yang 'premium' yaitu Sweety Gold Comfort Tape. Berbeda dengan size M merk lain untuk anak dengan BB 6-11 kg, size M Sweety ini untuk anak dengan BB 5-10 kg. Jadi tentu saja waktu saya cobain ke Guna1 polanya lebih kecil. Tapi masih ok, karena Gesang pun belum 10 kg.

Kesan pertama pas buka, wah gambarnya Hello Kitty. Luarannya itu lembuut, tapi gak kelembutan, jadi ok. Dalemnya juga. Daya serapnya ok. Tapi karena bagian atas belakangnya gak ada karet, jadi pernah sekali waktu, Gesang pup pas lagi duduk, jadilah meluber ke atas gitu. Kalau pipis aja sih selama ini gak pernah bocor ya. Terus, kalau dibanding yang lain memang ini lebih tebal, tapi buat saya sih gak masalah, malah lebih tebel yang Mamy Poko Extra Soft.



Nah,
kalau buibu sudah memutuskan akan mencoba produk yang mana, bisa pakai voucher dibawah ini untuk belanja online di toko oren nih! Lumayan kan ada potongan :D

Selanjutnya: 

Kesimpulan

Buat saya sih, yang terbaik itu Fitti Gold Tape. Kualitas bagus dengan harga yang lebih terjangkau. Merries Premium Tape kualitasnya sama kaya Fitti, tapi ya harga pasarannya lebih mahal. Mamy Poko Sensasi Lembut juga ok, meskipun lebih tebal. Untuk harian dan pemakaian sebentar, Sweety Gold Tape juga bisa jadi pilihan. Alhamdulillah, Guna1 gak ada masalah dengan pospak-pospak tersebut. Naah, kembali lagi ke masing-masing anak dan buibu yang menentukan yaaa. Semoga membantu! ;)


Atas-Bawah: Mamy Poko Sensasi Lembut - Pampers Active Baby - Merries Premium - Fitti Gold - Sweety Gold Comfort
Setelah sekian pelukan, ternyata memang ini tidak mudah
Kembali berdamai dengan keadaan
Berteman dengan jarak dan kerinduan

Setelah pelukan kesekian, masih saja ada air mata yang tumpah
Padahal sudah beribu doa dipanjatkan
Berharap ini akan menjadi mudah

Mungkin benar yang kamu katakan, tidak sewajarnya kita seperti ini
Bersatu kemudian berjarak kemudian bersama kemudian merindu
Dalam siklus itu akan dimaklumi kita menyerah
Tapi toh kita tidak, toh kita masih berdiri tegak

Dari mana lagi sumbernya,
kalau bukan doa dan harapan kita sedikit demi sedikit mulai diijabah
Dari mana lagi asalnya,
jika bukan ada tambahan kekuatan dari Sang Maha?
Kita hanya diminta bersabar serta berserah

Dan kemudian dalam pelukan yang kesekian, kita sepaham
Dengan semua daya itu, hanya satu yang akan kita lakukan,
terus berjuang untuk menjadi lebih kuat.

Baca Juga: Tanpa List Question Before Married, Bagaimana Memutuskan Menikah

Pict Source
Waah, kalau ini part favorit nih! Yeay!! Pasti buibu udah gak sabar dibagian ini kaann. Duuhh, perlengkapan bayi itu emang lucuuu semua yaa. Tapi bingung deh, apa aja sih yang perlu dibeli?
Katanya, itu gak perlu. Tapi, ada yang bilang perlu. Mana lucu semua kaan. Duh bingung ya!

Cuma ada foto pas belanja pertama ini aja ^^"
Eits, tapi sebelum bahas ini itu, ada satu hal yang perlu buibu aware soal perlengkapan bayi, yaitu ketentuan produk bayi wajib Standar Nasional Indonesia atau SNI. Ini tertuang dalam UU No. 3 Tahun 2014 Pasal 120 Ayat 1 dan 2 (lengkapnya ini) yang intinya semua produk bayi (definisi anak usia 0-3 tahun) wajib terstandardisasi secara nasional Indonesia. Kenapa sih mesti SNI segala? Simpelnya, pemerintah ingin melindungi warganya dengan membuat ketentuan itu, jadi produsen gak seenaknya menggunakan produk-produk yang 'tidak aman'untuk bayi yang masih sensitif.

Sebelum belanja, udah diwanti-wanti dulu sama orang-orang tau supaya jangan kalap wkwk. Beli seperlunya aja dulu, tar uga bisa tambah kalau kurang, jangan sampai mubazir, makenya juga sebentar kok. Demikian kalimatnya ;D Jadii, list ini sangat subjektif dan sesuai kebutuhan, serta saya bikin dalam jumlah 'cukup' sehingga berdasarkan pengalaman, barang-barang tersebut antara lain adalaaah

PERLENGKAPAN BAYI


1. Pakaian
- Baju Lengan Pendek 6
- Celana Pop 12
- Baju Lengan Panjang 6
- Celana Panjang 6
- Singlet 6
- Popok 12
- Gurita 6
- STK (Sarung Tangan Kaki)  3
- Topi 3
- Kain bedong 12

Notes: Saya gak beli baju kutung kaena rasanya baby baru lahir belum butuh. Popok dan celana emang perlu banyak karena itu yang paling sering gonta-ganti. Kain bedong dibanyakin juga bisa dipakai untuk alas :D
Saya sempet beli jumper kutung, kjumper tangan pendek, dan sleepsuit, masing-masing 1 set. Gak kepake --'' Mulai dipakein waktu Gesang udah agak gedean, jadi udah sempit. Malah yang kutung gak kepake sama sekali --"

2. Perlengkapan Mandi
- Bak Mandi 1
- Handuk 2
- Washlap 2
- Baby Bather
- Baby Bath Top to Toe 1

Notes: Aku pilih Baby Bath Top to Toe biar lebih simpel aja, satu botol untuk rambut sama badan. Mau tambahin shampo juga silahkan. Terus, baby bather sih itu yang worth buatku. Awalnya aku mandiin Gesang diatas perlaknya aja terus dibilas di bak mandi. Tapi makin gede ya udah gak bisa --" Jadinya pake Baby Bather di kamar mandi buat sabunin dan bilas disana dulu sebelum diceburin ke bak mandi. 

3. Produk Perawatan Luar
- Minyak Telon
- Baby Lotion/ Baby Cream
- Hair Lotion
- Baby Cologne

Notes: Produk ginian mah banyak yang jual set nyaa wkwk. Tergantung emak2nya aja nih suka wangi yang mana. Dan menurut aku sih semua merk sama aja, mau yang mahal udah lolos berbagai ujian ataupun merk yang supermarket-able, selagi kulit anaknya gak sensitif dan normal yaa. Eh ya, yang kasih kado beginian juga bakal banyak kok :p

4. Peralatan Tidur
- Box Bayi
- Kasur Bayi
- Set Bantal Bayi
- Kelambu

Notes: Nah kalau box bayi ini sebenarnya opsional, ada yang bentuknya baby crib ada yang baby craddle, dsb aku pun kurang paham wkwk tapi penting menuurutku adalah bayinya nanti punya 'ruang' sendiri. Kalau box Gesang ini udah turunan dari ibunya (yeay!) tinggal dimodif dikit terus ditambahin laci-laci untuk simpen baju-bajunya. Jadi simpel. Busa beli lagi. Kelambu juga beli. Nah, kalau Gesang gak aku kasih bumper, karena... panas -.- Buat pengaman pinggir awal-awal itu aku taruhin bantal dia aja. Kembali lagi itu pilihan masing-masing yaa.

5. Penunjang lain-lain
- Perlak 2
- Kain kasa atau kapas steril
- Termometer 1
- Diaper Bag 1
- Cotton Buds
- Tisu Basah
- Kain Gendongan 1
- Kapas Bulat/ Kiloan

Notes: Itu list yangmenurutku harus ada yaa. Yang opsional sih kaya selimut dacron, tudung kelambu, detergent, gunting kuku. Itu diantara baran yang aku beli tapi gak berfungsi maksimal wkwk. Selimut dacron itu cuma dipake waktu pulang dari RS. Karena cuaca panas, jadi kalau pake itu ya jadi makin panas. Terus, tudung kelambu gak kepake sama sekali karena babynya di box kan ya, udah ada kelambu juga. Ini tergantung sih, Alhamdulillah dirumahku gak banyak serangga siliweran juga. Gegayaan beli detergen bayi ujung-ujungnya pake detergen cair biasa dirumah juga wkwk. Selain itu, aku juga beli sisir dan gunting kuku, tapi ujung-ujungnya aku pake gunting kuku yang biasa aja karena lebih tajam. Kalau yang punya bayi, agak tumpul jadi malah makin susah motongin kukunya, menurutku. Terakhir, kapas itu kalau ada mending yang kiloan sih, kita bisa takar pakenya berapa dan yaaa lebih murah dong wkwkkw

PERLENGKAPAN IBU
- Pembalut Bersalin
- Breastpad
- Gurita Melahirkan
- Stagen
- Nursing Cover
- Bantal Menyusui

Notes: Kenapa aku bikin stagen dan gurita melahirkan? Karena setelah nyoba keduanya, hari-hari setelah melahirkan itu enakan pake stagen, karena lebih kuat, sehingga kalau beraktiftas gak berasa pusing gitu. Tapi buat yang mesti make sendiri, gurita juga gapapa. Aku juga cuma sebulanan make stagen. Bantal menyusui sih yang worth buat aku, karena banyak yang bilang duh pake bantal biasa aja orang dari dulu juga gitu. Tapiii kalau udah dapet pw nya pake ini bantal, jadi terbantu banget. Jadi gak pegel, baby mau nyusu pun kita tetep betah nyusuin kan.

Pengalamanku sih, emang gak bisa kontrol diri saat belanjaa. Lucuuu aja semua. Harganya sih gak mahal ya kalau dihitung per pc. Tapiii kan kita beli lusinan, mana jenis barangnya banyak. Jadi biayanya bisa bengkak deh wkwk Terus, waktu itu aku masih mikir yang mahal adalah yang terbaik. Padahal ya belum tentu. Banyak produk yang awal-awal aku beli yang 'katanya' paling bagus yang merknya susah buat disebut dan tentunya dengan harga yang tinggi, tapi makin kesini aku cobain produk 'aman' yang lebih 'ramah'. Alhamdulillah, aman-aman aja tuh. Yang lebih mahal jelas ada keunggulannya. Tapii, kalau kita gak butuh 'keunggulan' itu ya buat apa? Yang penting perhatiin SNI-nya, kandungannya, nyaman di baby-nya, dst.

Dan sesungguhnya wahai buibu sekalian, selagi baby shop terjangkau ya kalau ada yang kurang atau dirasi butuh kan bisa beli lagii. Daripada mubazir kaan. Gak bisa keluar pun, kan ada handphone yang sangat memungkinkan untuk keta online shopping ;;) Juga gak perlu galau dan pusing gituu, karena kebanyakan baby shop udah menyediakan kertas list yang isinya keperluan apa aja yang mau kita beli. Jadi semacam panduan gitu untuk yang mommy-to-be. Tar tinggal ceklis-ceklis deh mana aja yang perlu, dan pelayannya biasanya mau kok untuk ditanya-tanyain. Tapi teteeep ya harus ada bekel dulu dari rumah. Cari tau. Karena yaaa namanya juga orang jualan, maunya dagangan laku banyak untung gede dong yaaa ;))
Setelah membahas berbagai kegiatan yang bisa kita lakukan dalam proses kehamilan, nah kali ini kita akan bahas seputar makanan yang 'katanya' memudahkan persalinan. Hm, apa iya beneran bisa?
Saya dapet banyak banget kalimat gini, "makan ini.. biar tar gampang lahirin anaknya." atau "minum ini, biar pas lahir anaknya...'' dst.

Hal-hal kaya gitu emang udah turun temurun, jadi wajar ya kalau orang-orang tua juga menyampaikannya ke kita sebagai anak-anak mereka. Tapii di zaman sekarang, informasi udah didapat dengan sangat gampang, alangkah lebih baiknya kalau kita sedikit kritis dan mencari pembenaran logika dan ilmiahnya. Eits, tapi jangan sampai menyinggung orang-orang tua yaa :) Kalau saya sih, selagi yang dianjurkan itu tidak membahayakan dan ada manfaatnya ya gapapa konsumsi aja :D

Nah, ini dia beberapa makanannya,

1. Susu Kedelai

Nah, anjuran ini yang pertama kali saya dapat saat sedang hamil. Selain nutrisinya yang baik, 'katanya' juga bisa bikin kuit bayi putih. Eh tapi saya dan suami kan gak putih ya.. hm..
Ternyata itu gak benar ya buibu. Menurut berbagai penelitian ilmiah, kulit bayi itu sifatnya genetis alias turunan. Jadi kalau dari orang tua nya gak putih, ya gimana anaknya bisa putih ;D kulit warna apapun sama baik kok :D

Juga, waktu konsul saya pernah nanya ini ke dokter kandungan saya, katanya untuk buibu yang hamil anak laki-laki sebaiknya konsumsi susu kedelai malah dibatasi. Kenapa? Karena ini berkaitan dengan kandungan dalam susu kedelai yang seperti hormon esterogen. Jika berlebihan kemungkinan akan menghambat hormon testosteron dan jadinya akan beresiko pada sistem reproduksinya kelak.

Tapii, bukan berarti susu kedelai jadi dihindari ya, bu. Karena susu kedelai punya segudang manfaat yang sangat baik untuk ibu dan pertumbuhan janin.

2. Kelapa Muda

Selanjutnya, air kelapa, bahkan lebih spesifik lagi air kelapa hijau. Banyak juga yang bilang kalau air kelapa bisa membuat kulit bayi mulus dan menebalkan rambutnya. Ada juga yang bilang kalau air kelapa akan menjernihkan air ketuban. Penjelasan-penjelasan ilmiah tidak ada yang membenarkan ini ya bu. Kulit dan rambut bayi itu erat kaitannya dengan faktor genetik. Dan kejernihan air ketuban berhubungan dengan cukup tidaknya oksigen bagi si bayi, yang artinya lancar atau tidak aliran darah ke sana.

Tapiii, air kelapa terbukti mengandung banyak sekali nutrisi yang sangat baik untuk ibu dan bayi. Saya sendiri rutin meminum air kelapa hijau, bahkan setiap hari di usia kehamilan triwulan tiga. Dan memang dianjurkan dokter karena mengandung elektrolit tinggi sehingga mengurangi resiko dehidrasi ibu hamil.


3. Nenas

Kalau di usia kehamilan muda, nenas dilarang, di usia kehamilan tua, nenas malah dianjurkan. 'Katanya' bikin kulit bayi mulus dan bersih saat lahiran nanti. Memang, nenas mengandung zat yang disebut bromelain, dan ini disebut dapat memicu kontraksi, sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat kehamilan muda. Tentunya diperbolehkan saat mendekati HPL. Biar gampang gitu lahirannya. Padahal untuk emndapatkan efek itu, dibutuhkan sekitar 7 buah nenas sehari, yang rasanya tidak mungkin kita konsumsi sebanyak itu kan.

Untuk amannya, saya sendiri konsumsi buah nenas di triwulan tiga. Karena banyaknya vitamin yang dikandungnya, dan tentunya karena menyegarkan ;) Tapii, paling hanya satu atau dua potong sehari. Saat lahiran? Ya, alhamdulillah kulit bayi saya bersih, meskipun tentunya tidak putih ;)

4. Kacang Hijau

Kalau tadi tentang kulit, nah kacang hijau disebut-sebut dapat membuat rambut bayi hitam dan lebat. Lagi-lagi ini besar pengaruh dari faktor genetis. Meskipun bisa dipengaruhi oleh nutrisi yang masuk ke tubuh saat ibu hamil, tapi faktor terbesarnya adalah dari genetik.

Tapii, kacang hijau ini kaya akan protein, asam folat, serta nutrisi lain yang sangat baik untuk ibu dan bayi, apalagi untuk perkembangan otak. Dan juga, tidak ada batasan usia kehamilan dalam mengkonsumsi kacang hijau ini. Jadi, konsumsi kacang hijau sangat dianjurkan. Dan untuk mendapatkan nutrisi terbaiknya, dianjurkan untuk diolah menjadi bubur atau air rebusannya ya bu.

Dari kehamilan triwulan pertama, saya sudah konsumsi kacang hijau. Kadang sebagai karbohidrat pengganti nasi putih, karena kandungan gulanya yang lebih rendah namun kaya akan nutrisi. Alhamdulillah, rambut bayi saya waktu lahir sangat tebal, bahkan waktu dicukur dan ditimbang sampai 2 gram lebih, dan sampai sekarang pertumbuhan rambutnya memang cepat. Tapii, rambut ayahnya juga emang tebel banget sih ;D

5. Minyak Kelapa

Kalau minyak kelapa ini, dianjurkan saat saya sudah mendekati HPL, karena 'katanya' untuk 'memuluskan' atau 'melicinkan' jalan lahirnya si bayi. Apa iya? Tidak ada hubungannya ya bu. Karena minyak kelapa tidak akan sampai ke jalur lahir.

Tapi kalau mau konsumsi, bolehkah? Tentu saja boleh. Minyak kelapa juga punya beragam manfaat yang baik untuk ibu hamil seperti memperkuat daya tahan atau imun tubuh ibu, mengurangi rasa mual, juga membantu melembabkan kulit.

6. Kopi dan Madu

Kalau yang ini, 'katanya' untuk menguatkan ibu hamil saat proses melahirkan nanti. Faktanya, kedua bahan ini konsumsinya justru harus dibatasi. Karena zat kafein dalam kopi bisa diteruskan ke janin dan ditakutkan akan mempengaruhi janin. Selain itu kafein juga dapat mempengaruhi kecepatan detak jantung ibu dan tekanan darah.

Lain halnya dengan madu, meskipun memiliki banyak sekali manfaat, namun ibu dengan BB bayi yang sudah cukup dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi madu, karena kalorinya yang sangat tinggi.


Nah, itu beberapa makanan yang dianjurkan ke saya selama hamil. Sebenearnya hal sederhana yang perlu dipahami adalah, makanan yang masuk ke ibu akan diteruskan di saluran pencernaan. Zat dan nutrisinya diserap oleh darah, untuk selanjutnya diteruskan melalui plasenta (ari-ari) ke janin. Sedangkan, bayi itu ada dikelilingi cairan ketuban di area rahim bukan di area pencernaan. Jadi, apa yang buibu makan tidak akan masuk ke bayi. Yang masuk ke bayi adalah zat-zat nutrisi dari makanan tersebut yang telah terserap. (Ini juga berlaku untuk ASI bagi ibu menyusui)

Dan kembali lagi, semua zat makanan yang tersedia di alam itu pada dasarnya baik, tapi sangat tergantung dengan kuantitas konsumsi kita. Karena segala sesuatu yang terlalu banyak kan jadinya juga tidak baik. Lagipula, buibu tidak perlu ngebet punya anak dengan kulit yang berwarna ini, atau dengan rambut yang begini, toh yang paling penting kan ibu serta bayi sehat dan happy yaaa ;))
Selama hamil, kepentingan untuk menjaga kesehatan menjadi dua kali lipat. Karena ada si bayi nih yang sangat bergantung sama buibu sekalian. Selain menjaga pola makan dan konsumsi makanan padat gizi seperti yang dibahas sebelumnya, yang gak kalah penting adalah olahraga.
Sebenarnya tiap orang punya batas aman masing-masing untuk olahraga yang bisa dan tidak bisa dilakukan. Tapii, secara umum (dan yang sudah saya praktikkan) antara lain:

1. Senam Hamil

Nah, saya udah rutin senam hamil dari usia kandungan 6 bulan. Banyak pendapat yang bilang sih amannya itu di trimester 3 kehamilan.
Kenapa perlu? Secara garis esar sih untuk meminimalisir keluhan sakit pada tubuh saat hamil, menguatkan saat melahirkan, dan tetap bugar beraktifitas meskipun bawa bayi di perut kemana-mana ;D

Untuk senam hamil ini, yang perlu diperhatikan adalah:
- Usia kandungan, paling aman di trimester 3 karena bayi sudah semakin kuat
- Memahami kondisi fisik masing-masing
- Konsul ke dokter dulu, tanya udah amankah untuk mulai senam hamil dan ada gerakan-gerakan yang perlu diwaspadai gak
- Sebelum senam, pastikan nyamaann~
- Dan gak usah maksa. Pelam-pelan aja semampunya, yang penting teratur

Nah, saya sendiri melakukan senam hamil itu cukup dirumah saja. Bisa bebas mau kapan, pake baju apa, gak ribet mesti kemana duluu  ^o^
Caranya gimana tuh? Liatin deh di youtube, banyak banget kok video senam hamil. Kalau saya pilih senam segar mama yang ini
Kenapa? Karena videonya lengkap, terdiri dari gerakan-gerakan pemanasan, kardio, relaksasi, pendinginan, terus durasinya sesuai sama yang kita lakukan, ada keterangan manfaat masing-masing gerakan, daannn alhamdulillaahh keluhan-keluhan soal fisik saya bisa dibilang gak ada. Tetap bugar deh ^o^

2. Berenang

Sebagian orang sepertinya masih ngerii ya liht ada buibu hamil yang berenang, atau masih ada buibu yang gak berani berenang saat lagi hamil? Padahal, berenang itu merupakan salah satu olahraga yang paling dianjurkan loh, bahkan oleh Rasulullah, selain berkuda dan memanah. Karena secara kesehatan manfaatnya banyaaak banget. Tapii kalau lagi hamil kan ngeri, tar gimana gerak-geraknya? Hm, coba baca ini dulu deh, atau ini ;D

Secara garis besar, renang itu bentuk olahraga yang menggerakkan seluruh anggota tubuh, jadi insyaAllah akan membugarkan. Terus, dalam berenang sangat penting untuk mengatur pernafasan sehingga berenang jadi saranan untuk  melatih pernafasan untuk nanti melahirkan, serta menguatkan jantung yang berakibat pada pemompaan darah jadi lebih lancar terus oksigen dan nutrisi jadi makin masuk deh ke bayi.

Saya sendiri berenang saat mendekati triwulan 3, karena di usia tersebut dianggap sudah kuat dan stabil. Gak perlu lama-lama yang penting teratur. Awal-awal mulai berenang saat hamil, coba aja seminggu sekali durasi 30 menit. Lama-lama bisa ditingkatkan deh tu intnsitasnya.
Nah, anjuran dari dokter saat saya konsultasi, untuk renang bumil yang paling baik adalah renang gaya dada. Karena gerakannya cenderung tenang, dan fokus ke pernafasannya lebih stabil.

Tapii sesuai sama artikel tadi ya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan untuk bumil yang mau berenang.

3. Jalan pagi

Kenapa saya tulis jalan pagi? Bukan sekedar jalan kaki atau joging sekalian? Karena dengan jalan pagi, kita bisa dapat olahraga dan vit D sekalian. Yeay! (maklum, hasil cek darah saat hamil, saya kekurangan vit. D ^.^")
Jadilah dokter sayapun menganjurkan untuk jalan kaki di pagi hari. Kok jalan bisa bantu persalinan ya? Penjelasan medisnya adalah karena memperbanyak jalan kaki, akan menguatkan otot kaki dan otot panggul, yang mana akan membantu persalinan nanti.

Sama halnya dengan rutin naik turun tangga dan pose squad (jongkok - berdiri), yang akan membantu menguatkan otot-otot untuk persalinan normal buibu nanti.

Waktu hamil kemarin saya rutin melakukan bentuk-bentuk olahraga tersebut. Dan alhamdulillah, berhasil lahiran normal dengan 'drama' yang pernah saya bahas disini
Dan ternyata banyak banget loh gerakan-gerakan yang 'katanya' dapat membantu buibu dalam proses persalinan normal. Walaupun sebenanrnya sejauh ini belum ada pembuktian medis terkait olahraga tertentu untuk memudahkan persalinan normal. Tapii, olahraga itu penting agar tubuh bumil tetap sehat dan bugar. Dann tubuh yang sehat, bugar itu sngat diperlukan untuk melakukan persalinan normal nantinya. Jadi, konsultasi ke dokter masingg-masing sudah amankah olahraga (biasanya dianjurkan di trimester 3) dan plis lakukan olahraga dengan rutin, ada banyak banget variasi, silahkan pilih sesuai kemauan dan kemampuan ;D

*foto gak nyambung* langitnya bagus ya btw ;p

Salam, Nasha.
"Loh, kok hamil malah diet sih?"
"Apaan sih, tau hanil malah sok-sok an diet mentingin badan mau kurus!"
Nah loh. Kira-kira gitu ya komentar yang didapat kalau buibu lagi hamil malah ngomong soal diet.
Apalagi saya yang hamil 'cuma' naik 10 kg ini ^^"
Komentarnya waktu liat kehamilan saya jadi,
"Eh hamil kok badannya gak berubah sih? Bayinya sehat gak tuh? Kecil ya?"
Apalagi kalau tau kondisinya, dengan kenaikan BB yang tidak seberapa itu saya malah ikut diet.
Yap!

Jadiii, waktu hamil Gesang kemaren, bukan hanya BB yang gak meningkat drastis, badan saya beneran gak banyak perubahan. Cuma di bagian perut aja yang keliatan. Loh kok bisa? Saya gatauu ^^" besar kemungkian sih emang faktor genetik ya. Tapi gak masalah tuh sama bayinya?
Nah, pahami dulu ya buibu kenaikan BB hamil itu untuk apa aja. Nih,
- Bayi 3 - 3.6 kg
- Plasenta 0.7 kg
- Air ketuban 1 kg
- Payudara 1 kg
- Rahim 1 kg
- Peningkatan volume darah 1.4 - 1.8 kg
- Peningkatan volume cairan 1.4 - 1.8 kg
- Cadangan lemak 2.7 - 3.6 kg

Nah, itu gambaran umumnya. Jadi gak usah khawatir, sing penting ibu dan bayinya sehaat.

Dengan informasi itu saya lumayan 'tercerahkan' tapi tetep dong masing-masing kita kan punya case tersendiri. Jadi saya tetap konsul nanyain perihal BB waktu jadwal kontrol bulanan ke dokter. Dan ternyataa.. dokter kandungannya malah menganjurkan saya diet (ini di trimester 2). Loh? Kenapa? Karena ternyata bayi dalam kandungannya cenderung besar. Daann kalau pola makan saya gak dijaga, resikonya bayi jadi terlalu besar dan akan lebih sulit nantinya untuk lahiran normal.
Gituu..
Eits! Tapi maknai dulu diet itu apa ya. Bukan diet untuk menguruskan badan yang pasti. Tapi diet jaga pola makan. Kurangi tuh konsumsi gula. Makan makanan yang padat gizi. Jadi makin bagus kan nutrisi buat bayinya.

Nah, dari situlah pencarian saya akan makanan dimulai (udah hamil aja, baru peduli soal makanan hihi). Syukurnya, sekarang untuk cari informasi itu gak susah. Apalagi udah banyak yang aware sama makanan, jadi makanan sehat itu bertebaraann.. tergantung pinter-pinternya kita nyari aja.

Pertama, kurangi yang manis-manis. Hiks. Padahal sukaa wkwk. Say no to ice cream! ;))
Lalu, kurangi makan nasi putih. Atau kalau bisa ganti nasi putih dengan kabohidrat lain. Banyak kok, seperti kentang, pasta, roti gandum, umbi-umbian, dll.
Waktu itu saya cuma makan nasi putih 1x sehari (gak afdhol aja rasanya kalo gak makan nasi putih hehe). Dan lauknya usahakan seafood segar atau daging merah olahan.
Banyakin makan sayur dan buah. Alpukat, apel, pisang, berri,
Makan kacang dan olahan biji-bijan. Oatmeal, gandum utuh, kacang ijo (bisa jadi burjo tu kan)
Ganti cemilan yang 'kurang' sehat dengan yang penuh nutrisi. Yogurt juga sangat dianjurkan loh.
Atau bisa konsumsi tambahan superfood seperti alga hijau dalam bentuk tablet.
Dan jangan lupa ya semua makanan bumil harus mateng. Karena kalau nggak, akan beresiko membawa kuman dan bakteri yang akan membahayakan.

Hm.. Apalagi sih yang baik dikonsumsi bumil?
Dokter saya waktu itu menyarankan,
Vitamin-vitamin yang sudah diresepkan (biasanya asamfolat, DHA, kalsium)
Telur 2 butir setiap hari (putihnya aja gapapa)
Ikan minimal 2x seminggu
Daging minimal 250 gram seminggu (steak okay tuh ;p)
Susu hamil 2x sehari (terserah merk apa yang penting minum hihi tapi kalau saya waktu itu milih yang udah ada dari jaman duluu, trus yang nutrisinya paling lengkap ;))

Ini bukan makanan diet hamil sih, tapi pengen posting aja wkwk ;p

Salam, Nasha.
Bicara tentang kelahiran, pastinya bicara tentang keajaiban. Salah satunya  adalah kelahiran Gesang,
Jadii ceritanya selama hamil Gesang kan kontrolnya di Jakarta. Tapii karena satu dua hal, diputuskanlah melahirkannya kita pulang kampuang ke Padang wkwk. Otomatis ganti dokter dong.
Nah, waktu di Jakarta HPL (Hari Perkiraan Lahir) yang kita pegang adalah HPL berdasarkan hasil USG pertama. Sedangkan di Padang, dokternya pake HPL berdasarkan HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir). Nah, dengan dua teori itu jadi ada gap HPL sekitar 11 hari (^.^") dimana lebih cepat HPL berdasarkan HPHT,

Sampailah pada hari itu..
Itu H+9 dari HPL berdasarkan HPHT. Ini hari penentuan.. karena sorenya adalah hari kontrol terakhir. Mau liat kondisi babynya, tar baru diputuskan akan tetap nunggu supaya lahiran normal atau bakal tindakan SC. Dengan beberapa pertimbangan antara lain usia kandungan yang sudah melewati HPL. Terus, resiko bayinya semakin besar jadi makin sulit normal (karena bayi di kandungan saya memang cenderung besar)
Dan ini udah minggu kedua merutinkan jalan pagi (biasanya saya cuma senam hamil aja). Tapi kok ya hari itu berasa kurang seger aja dari biasanya. Baru jalan sedikit tapi udah capek. Paling cuma jalan 15 menit hari itu, Terus lanjut naik turun tangga. Kemudian menyerah, pulang (^.^" )
Sampai di rumah pun langsung tidur. Terus siangnya, jemput suami ke bandara. Nah pulangnya mulai muncul sedikit flek. Katanya sih itu pertanda bagus, tanda bakal ada kontraksi. Tapi kok belum ada berasa mules-mules yaa (^.^" )

Sorenyaa..
Kontrol ke dokter deh. Sedikit gembira, karena ada harapan karena ada flek tadi, Tapii.. yang mengejutkannya adalah waktu di USG posisi bayinya malah agak telentang (harusnya telungkup kepala dibawah menuju 'pintu lahir') Nah loh. Padahal selama ini tiap kontrol, posisi bayinya selalu bagus. Dan kepala juga udah dibawah. Dengan beberapa pertimbangan, diputuskanlah sore itu kalau akan dilakukan tindakan SC pada sore esok harinya. Dengan catatan, kalau emang berasa sakit lagi atau gimana-gimana langsung aja ke RS.

Pulang dari dokter ya udah kita pasrah. Mungkin emang yang terbaik ya. Meskipun waktu itu masih pengen normal, apalagi HPL dari USG masih belum sampe, tapi kan kita di dokter yang ini melahirkannya, jadi ya manut dong. Malemnya beres-beres tuh, dan udah makin sering mules, sambil berdoa mudah-mudahan besok pagi bisa lahiran normal. Makin malem makin sering tuh mulesnya, tapi masih bisa tahan, masih bisa ketawa-ketawa sama suami. Tapii akhirnya gak tahan lagi.

Sekitar jam 12 malem, saya minta ke RS. Nah, itu udah dalam kondisi yang sakiit banget. Saya jalan udah sambil jongkok-jongkok, nungging-nungging. Di mobil pun, udah gak bisa duduk di bangku lagi, tapi sambil jongkok dibawah (^o^" )

Di Rumah Sakit, langsung masuk IGD. Daaann.. ternyata udah bukaan 5-6. Waahh..
Itu kondisinya duuhhh gak kebayang deh. Karena selama hamil, saya gak mau baca apapun berkaitan sama proses melahirkan. Kenapa? Takut! Tapi disisi lain, karena percaya aja itu alamiah perempuan, jadi ya bakal bisa aja lah gitu. Akibatnya, bidannya pada ngomel, ngasih instruksi ini itu. Tapi gak denger, alias otak gak proses, karena ya sakitnya itu. Saya cuma inget disuruh miring ke kiri sama jangan ngeden dan teriak karena bakal abisin tenanga. Ya saya ikutin semampunya. Kalau diinget-inget sekarang ya, kayanya itu heboh banget deh, mana dini hari kan. Apalagi kalau bandingin sama buibu lain yang di video ig tuh, saya berasa chaos banget wkwkk.

Gak lama di IGD, saya dibawa ke ruang bersalin, Nah, disitu saya makin kesakitan. Udah gak berhenti doa deh pokoknya. Udah gantian keluarga yang dampingin saya, teruuuss nyuruh doa. Sekitar setengah 3 dini hari itu, bidannya bilang pembukaan udah lengkap. Dan dokternya pun udah menuju ruang bersalin.

Saya masih inget kalimat bu dokternya kira-kira gini, wah jadi juga ya kamu normal. Wah, udah keliatan tuh rambutnya. Ayok dikeluarin.
Berlangsunglah proses itu kaann..
Ayok, sekali lagi ini sekuat tenaga ya, tuh pas in keluarnya jam 3 ya.
Daaannn.. Hwaaaa!!

Langsung kedengeran suara ini bocah. Alhamdulillah!!!
Gak kebayang deh, gimana perasaan waktu itu. Saya nangis, teriak, ketawa, campur aduk. Udah gak inget sakit kontraksi tadi. Buibu yang udah melahirkan pasti ngerti.
Abis dibersihin, langsung deh bayinya dikasih ke saya, langsung didekap. Itu dokter kerja mau jait, mau ngeluarin semua darah, ya terserah. Udah gak berasa lagi sakitnya karena bayinya udah didada. Saya resmi jadi ibu.


Lahirnya Gesang, dengan BB melebihi 3.5 kilo, secara normal, pada hari itu, itu adalah keajaiban bagi saya.
Harinya, H-1 dari HPL berdasarkan USG.
Harinya, H+1 dari datangnya ayahnya.
Waktunya, "singkat" dibanding cerita orang-orang yang kontraksi bisa lebih semalaman.
Caranya, melawan logika posisinya yang akhirnya bisa keluar normal.
Dokternya, katanya udah lama gak bisa melayani pasien dini hari tapi malam itu beliau datang.
Dan itulah lahirnya Gesang, berasa seluruh semesta menyambut dia.

Gak ada lagi yang bisa diucapkan, Alhamdulillah Allahu Akbar!!

Salam, Nasha.

Bismillah.

Selamat datang di Jurnal Nasha by Ibunya Gesang! Hore!
Setelah coba beberapa waktu bersosmed, akhirnya buka blog juga buat bikin catatan dan berbagi cerita khususnya tentang dunia per"ibu"an ;))
Perkenalan dulu nih. As it named, saya seorang ibu dari seorang anak (a baby boy) bernama Gesang.
Dan disini, akan dituliskan 'petualangan' saya berproses serta belajar dengan status keren ini. Enjoy!

Salam, Nasha.
Postingan Lebih Baru Beranda

Kenalan Dulu, yuk!

Hai, aku Nasha! Aku diberkahi dengan dua guru hebat dan akan seterusnya belajar. Sedang giat tentang gracefully adulting, mindfull parenting, dan sustainable living. Kadang review tontonan, buku, dan produk yang baik juga. Semoga berguna!
PS, untuk info kerja sama, bisa email aja ya! ;)

Follow @salamnasha

POPULAR POSTS

  • Biaya yang Dibutuhkan untuk SD Swasta Rekomendasi di Jogja dan Sleman bagian Utara
  • Cara Tepat Makan Lebih Sehat Tanpa Diet Ketat
  • Table Daftar TK di Solo Raya, Lengkap sampai Kontak
  • Menyadari Bahaya Doomscrolling hingga Mencoba Socmed Detox untuk Kesehatan Jiwa Raga
  • Rekomendasi Tas Sekolah Anak Minim Plastik, Pilihan Murah yang Tidak Murahan

Hubungi Aku di sini

Nama

Email *

Pesan *

Advertisement

Label

family REVIEW lifestyle rekomendasi BUMI parenting lingkungan kesehatan mental kesehatan netflix adulting marriage rekomendasi buku

Daftar Tulisan

  • ▼  2026 (6)
    • ▼  Juni 2026 (1)
      • Menerapkan Unbothered Energy dalam Kehidupan Sehar...
    • ►  Mei 2026 (1)
    • ►  April 2026 (1)
    • ►  Maret 2026 (1)
    • ►  Februari 2026 (1)
    • ►  Januari 2026 (1)
  • ►  2025 (30)
    • ►  Desember 2025 (1)
    • ►  November 2025 (1)
    • ►  Oktober 2025 (1)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  Agustus 2025 (1)
    • ►  Juni 2025 (1)
    • ►  Mei 2025 (5)
    • ►  April 2025 (5)
    • ►  Maret 2025 (4)
    • ►  Februari 2025 (5)
    • ►  Januari 2025 (5)
  • ►  2024 (41)
    • ►  Oktober 2024 (4)
    • ►  September 2024 (8)
    • ►  Agustus 2024 (5)
    • ►  Juli 2024 (5)
    • ►  Mei 2024 (5)
    • ►  April 2024 (3)
    • ►  Maret 2024 (5)
    • ►  Februari 2024 (3)
    • ►  Januari 2024 (3)
  • ►  2023 (117)
    • ►  Desember 2023 (10)
    • ►  November 2023 (10)
    • ►  Oktober 2023 (10)
    • ►  September 2023 (10)
    • ►  Agustus 2023 (10)
    • ►  Juli 2023 (10)
    • ►  Juni 2023 (11)
    • ►  Mei 2023 (12)
    • ►  April 2023 (8)
    • ►  Maret 2023 (10)
    • ►  Februari 2023 (8)
    • ►  Januari 2023 (8)
  • ►  2022 (31)
    • ►  Desember 2022 (6)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  Oktober 2022 (4)
    • ►  September 2022 (3)
    • ►  Agustus 2022 (1)
    • ►  Juli 2022 (2)
    • ►  Juni 2022 (3)
    • ►  Mei 2022 (1)
    • ►  April 2022 (2)
    • ►  Maret 2022 (1)
    • ►  Februari 2022 (3)
    • ►  Januari 2022 (2)
  • ►  2020 (13)
    • ►  Desember 2020 (1)
    • ►  November 2020 (1)
    • ►  Oktober 2020 (1)
    • ►  Agustus 2020 (1)
    • ►  Juli 2020 (1)
    • ►  Juni 2020 (1)
    • ►  Mei 2020 (1)
    • ►  April 2020 (1)
    • ►  Maret 2020 (2)
    • ►  Februari 2020 (2)
    • ►  Januari 2020 (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  September 2019 (1)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  Maret 2019 (1)
    • ►  Januari 2019 (3)
  • ►  2018 (5)
    • ►  Desember 2018 (1)
    • ►  November 2018 (4)

BloggerHub Indonesia

Tulisanku Lainnya

Kompasiana Kumparan

Popular Posts

  • Biaya yang Dibutuhkan untuk SD Swasta Rekomendasi di Jogja dan Sleman bagian Utara
  • Review Popok Perekat (Taped Diapers) Premium: Mamy Poko, Fitti, Sweety, Merries
  • Cara Tepat Makan Lebih Sehat Tanpa Diet Ketat
  • Menyadari Bahaya Doomscrolling hingga Mencoba Socmed Detox untuk Kesehatan Jiwa Raga
  • Table Daftar TK di Solo Raya, Lengkap sampai Kontak

Trending Articles

  • Biaya yang Dibutuhkan untuk SD Swasta Rekomendasi di Jogja dan Sleman bagian Utara
  • Cara Tepat Makan Lebih Sehat Tanpa Diet Ketat
  • Table Daftar TK di Solo Raya, Lengkap sampai Kontak
  • Menyadari Bahaya Doomscrolling hingga Mencoba Socmed Detox untuk Kesehatan Jiwa Raga
  • Rekomendasi Tas Sekolah Anak Minim Plastik, Pilihan Murah yang Tidak Murahan

Copyright © SALAM, NASHA. Designed by OddThemes